17. Anak Yang Ditinggalkan

1159 Words

Rhea menatap Tama tajam, tak percaya dengan pikirannya sendiri. “Kau yakin dia anaknya Stevie, Tam?” Rhea memastikan. “Iya, Rhe. Aku yakin 100%, aku jamin dia anaknya Stevie, soalnya aku sendiri yang jadi saksi,” jawab Tama mantap. “Saksi apaan maksudnya? Saksi bahwa s****a itu netes di rahim Stevie?” Rhea menyambar sarkas. Tama meringis, dia lupa kalau Rhea ini jago debat dengannya. “Nggak gitu juga, kali, Rhe. Kalo iya mah, aku liat dia bercinta sama cowok, gitu?” Tama menanggapi dengan jijik. “Ya, siapa tau emang gitu.” “Najis! Nggak, Rhe. Buat apa juga? Untung nggak, rugi iya.” “Kau mikir bisnis?” “Ya, intinya begitu. Buat apa juga, sih Rhe?” “Terus apa? Maksud dari perkataanmu itu apa?” Rheana menuntut. Sesaat Tama diam. “Hm. Maksudnya, aku jadi saksi pas Stevie mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD