Malam itu, seusai kegiatan kampus seperti biasa Risa bergegas untuk keluar menemui Divan yang sudah menunggunya di luar sana. Iya, setelah mengirim pesan pada Divan sore tadi, Risa mendapatkan jawaban bahwa Divan dapat menjemput dan mengantar Risa seperti biasa selepas Risa menyelesaikan kegiatan di kampusnya. Sebenarnya sih Risa mengirimkan pesan macam itu juga atas permintaan Divan yang menyarankan Risa melakukan hal itu terlebih dulu sebelum memutuskan akan pulang sendiri atau bersama Divan. Hanya untuk memastikan bahwa Divan tidak berhalangan atau menjemput Risa saat Risa mungkin sudah pulang lebih dulu. Agar tidak selisih jalan saja, katanya sih begitu. Tapi ketika Risa melangkah tergesa, karena saat itu sudah menunjukan pukul setengah sepuluh malam dan Risa harus berpacu dengan wak

