“Sesuatu terjadi lagi sama kamu rupanya.” Komentar Maya ketika melihat Divan terlihat berantakan di kantornya. Wanita itu menarik napas dan menghembuskannya kasar, melempar tas-nya ke kursi di balik meja kerja dan menghampiri Divan yang tergoler tak karuan di sofa ruangannya. Iya, Maya baru saja kembali ke kantor setelah menghadiri satu pertemuan di luar. Dan mendapatkan kabar dari sekertarisnya kalau Divan sudah menunggu di ruangannya sejak beberapa puluh menit lalu. Rupanya Niki, sekertaris Maya sudah menerima kabar itu dari karyawan kantor yang lain beberapa puluh menit sebelumnya, namun menunggu hingga meeting yang dihadiri atasannya itu selesai untuk memberitahu. Jadilah Maya terburu-buru setelah tahu, jadilah Maya tergesa-gesa kembali hanya untuk melihat ada apa sebenarnya dengan

