19 | Ditandai

1216 Words

Ini serius? Baja towel-towel pipi Aylin. Kening wanita itu mengernyit, tetapi tampak sama sekali tidak terusik. Lelap-lelap saja. "Bahkan kamu tidur di kondisi seperti ini," gumam Baja. "Bisa-bisanya ...." Tak habis pikir. Ya, okelah namanya juga orang mabuk. Baja lantas beranjak, tetapi masih duduk di tepi ranjang, hanya sudah tidak menempel pada Aylin lagi. Masih Baja tatap anak gadis orang ini, yang terlelap seolah yakin dunia berpihak padanya sehingga tak akan terjadi apa-apa sekali pun ... ada pria seperti Baja yang sejak tadi bersilat cumbuu dengannya. Oh, memang Baja pria seperti apa? Baja punya moral idealis yang dia bangun sendiri, berpegang teguh ke sana. Tapi ... bukankah tadi hampir tidak berguna sisi idealisnya? Moral yang Baja gadang-gadang itu juga tidak bisa secara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD