Ronde 12 : Ardaka (1)

3078 Words

Mentari siang bersinar terang diiringi dengan nyanyian burung camar yang terbang beriringan. Angin berhembus pelan seiring dengan kecepatan kapal yang mulai berkurang. Jantung Melanie berdegup kencang ketika berada di atas dek kapal. Burung camar. Burung-burung yang selalu membimbing para pelaut karena kehadirannya menyanyikan pertanda adanya sebuah daratan. Ya,,, Sebentar lagi Kapal Mariana yang ditunggangi Melanie akan bersandar di pelabuhan Ardaka. Tempat para peneliti dari Batavia menemukan sesuatu yang tak pernah diduga sebelumnya. “Sebentar lagi kita akan bersandar. Kau lihat gundukan daratan disana.” Melanie terkejut ketika suara Ahras tiba-tiba berada di belakangnya. Entah kenapa? Melanie selalu terkejut dengan kehadiran Ahras yang tiba-tiba. Mungkin Ahras punya kekuatan unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD