Ronde 11 : Mariana (2)

3283 Words

Melanie membalikan badannya, sehingga posisinya tengkurap. Jarik yang ia kenakan berantakan dan tersingkap. Pantatnya yang merekah terlihat dan buah dadanya menggelembung nikmatnya. Tangan Melanie tetap menelusup di balik selangkangannya itu. Tanpa sadar, pantatnya mulai menghujam tangannya sendiri. Matanya terpejam merasakan dengusan nafasnya yang mulai menggebu nikmat. Sampai suatu ketika, kenikmatan memuncak di tubuhnya. Waktu serasa melambat dan dunia serasa berhenti sesaat. Mulutnya ternganga lebar karena merasakan kucuran lendir yang membasahi tangannya. Rasanya begitu hangat dan aroma anyir membiaskan aroma asin dari udara bercampur garam. Rasa lelah melanda Melanie. Tenaganya terkuras karena desakan nafsu tunggal yang hadir di dalam dirinya. Akhirnya ia terlelap untuk sesaat.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD