Risa bangun pagi itu dalam keadaan kurang sehat. Iya, dia muntah lagi untuk kali kesekian selama tiga harian ini. Durasi muntahnya pun jauh lebih lama dari dua hari yang kemarin, bahkan perempuan itu mual ketika mencium aroma nasi goreng yang dibuatkan Ning di dapur sana. Oh ayolah, ada apa sama kamu, Risa? Tanya batinnya waktu itu. Ruben terjaga sejak pukul setengah empat dini hari tadi. Dia terbangun ketika mendengar suara Risa dari dalam toilet dan bergegas pergi menghampiri istrinya. Pria itu begitu shock ketika mendapati Risa terduduk dengan wajah tertunduk ke arah closet, sementara tangannya memegangi pinggiran closet dengan sekuat tenaga. Begitu bahu wanitanya dipegang, Risa segera menyandarkan tubuh lemasnya ke d**a Ruben. “Sayang masih mual enggak?” tanya Ruben. Risa yang ha

