bab 204

1534 Words

Tak berselang lama setelah Ning memberikan wejangan pada Risa dan juga Ruben, asisten rumah tangga di rumah mereka membawakan lima buah piring putih beserta sendok dan juga garpu. Ning memberikannya masing-masing satu kepada Ruben, Risa, dan juga dirinya. Sementara dua yang lain ia gunakan untuk menata sate di atasnya. “Makasih ya, Mbak,” ujar Ning pada asisten rumah tangganya itu. “Mbak udah makan malam belum? Mau bareng sama kami aja di sini?” Ning menawarkan. Asisten rumah tangga yang umurnya tidak terlalu tua itu menggelengkan kepala. Dia tak enak hati jika harus ikut makan dengan majikannya secara terus-menerus. Iya, Ning selalu ingin makan ditemani oleh orang lain, dan asisten rumah tangannya kerap kali menemani Ning makan. Dia jadi tak enak hati meski itu permintaan sang majikan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD