Suasana kantor Rinara Skin Solution pagi itu tampak ramai oleh beberapa karyawan yang mulai berdatangan. Banyak dari mereka menenteng sesuatu di kuasanya, seperti paper bag berisi roti isi, atau bahkan menenteng tas kerja berisi map-map penting. Adalah Risa yang berjalan masuk ke dalam kantor dengan hati yang riang—oh tentu saja riang, dia baru saja mendapatkan roti isi pertamanya setelah sekian lama tidak memakannya. Ya, betul. Ruben menepati janjinya untuk membelikan Risa roti isi itu pagi ini, jadi suasana hati Risa sangat bagus. Bahkan perempuan itu tak berhenti tersenyum sejak tadi. Oh, astaga. Risa baru sadar jika efek roti isi bisa membuatnya seperti ini. “Pagi, Bu Risa!” sapaan demi sapaan terus berdatangan padanya pagi itu. Risa berusaha membalas sapaan itu sekuat yang ia mampu.

