bab 276

1470 Words

“Jadi ... gimana, Risa?” Risa mengernyitkan dahi. Gimana apanya, ya? Mata perempuan itu menatap ke arah Nara dengan pandangan bingung. Sejujurnya ia tidak mengerti apa maksud dari pertanyaan sang sahabat. “Gimana apanya, Nar?” Keduanya tengah duduk di atas sofa di dalam ruangan Risa. Dua gelas kopi yang sebelumnya mereka buat di pantry ikut dibawa masuk ke ruangan itu. Mereka ada di atas meja, dengan uap panas yang masih menyembul di sisi-sisi gelasnya. Tadi setelah kopi Risa jadi, Nara mengajaknya untuk meninggalkan ruangan pantry. Hal tersebut dilakukan Nara karena ia melihat beberapa pegawai dari divisi-divisi lain tidak jadi masuk ke ruang pantry karena melihat ada Risa dan Nara di sana. Sebetulnya mereka berdua tak apa-apa, mereka juga tidak galak. Hanya saja para pegawai-pegawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD