bab 297

1507 Words

“Dek mau ikut turun atau enggak?” tanya Ruben. Risa yang pada saat itu masih berbalas pesan dengan kawan-kawannya kontan menoleh. Perempuan itu tersenyum kecil dan mengangguk. “Ikut dong, Mas. Ada roti yang pengin banget adek beli soalnya, kemarin sempet lihat di Twitter, katanya lagi promo,” ujar Risa. Mendengar penuturan sang istri, Ruben hanya bisa tersenyum saja. Pria itu kemudian melepaskan sabuk pengaman di tubuhnya dan mengajak Risa turun dari sana. Suasana toko roti berlantai satu itu tampak lengang. Hal ini mungkin dikarenakan hujan deras yang baru saja turun mengguyur kota Jakarta sekitar satu jam yang lalu itu membuat orang-orang malas untuk keluar rumah. Jika saja Ruben dan Risa tidak pulang dari puncak, keduanya pun tak akan mungkin berada di sini sekarang. Yah, jika di log

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD