bab 251

1512 Words

Keberuntungan menyelimuti mereka sore itu! Jalanan di sekitar daerah Jakarta yang harusnya macet padat merayap itu, kini malah terasa lenggang. Jika boleh jujur pada kalian, Ruben dan Risa bahkan berpikir mereka bisa sampai ke gedung pusat perbelanjaan di Kelapa Gading itu ketika jarum jam di masing-masing pergelangan tangan mereka menunjuk ke angka setengah delapan malam. Syukurnya perkiraaan tersebut tak benar. Mereka bahkan sampai lebih dulu dari waktu yang seharusnya. Ini semua terjadi bukan tanpa alasan. Mereka tidak terjebak macet, dan tidak juga berusaha menghindarinya. Mereka memilih untuk menghadapi kemacetan itu karena tahu bahwa semua yang terjadi pada keduanya adalah karena pilihan diri mereka sendiri. Ingat pada apa yang mereka lakukan terakhir kali? Nah, kegiatan itu lah ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD