bab 250

1458 Words

Ruben berhenti sejenak di sebuah tempat pengisian bensin untuk berganti baju. Pria itu menurunkan tuas gas mobil dan mengamati keadaan sekitar. Kondisi pom bensin tersebut cukup ramai karena dipadati oleh banyaknya pemotor yang mengantre hingga ke luar. Ruben menarik senyum tipis. Mereka-mereka yang mengantre pasti sama sepertinya, sama-sama baru pulang kerja dan tak ingin esok hari motornya mogok karena kehabisan bahan bakar. Tangan Ruben menyelasar ke bangku belakang demi bisa menggapai satu paperbag berisi pakaian baru yang dia beli beberapa saat lalu. Tolong jangan tanya kenapa Ruben membelinya, sebab dia tak mungkin pulang dulu ke rumah untuk berganti baju dan mandi. Sungguh, itu hanya akan membuang-buang waktu saja. Memang yang ada di kepala Ruben saat itu adalah jalan ke bioskop d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD