bab 269

1463 Words

Dua piring putih berisi bebek bakar cabe ijo dan ayam geprek tiba di hadapan Kiana dan juga Rendi. Disusul oleh satu piring lain dan satu mangkuk berisi sayur pakcoy tumis bumbu kuah bawang putih dan cah kangkung. Satu mangkuk kecil berisi cabai hijau milik bebek Rendi, dan dua gelas minuman yang masing-masing berupa es teh manis dan es jeruk peras dingin. Waitress yang baru selesai mengantar pesanan kontan menunduk dan pamit undur diri, menyisakan Kiana dan Rendi yang memandangi hidangan keduanya dengan penuh keterdiaman. Kalau saja keadannya tidak seperti sekarang, niscaya meja itu akan dipenuhi oleh canda dan tawa yang tak henti menguar dari birai keduanya. Sayang, karena mereka sama-sama diam, jadi meja itu kini sunyi. Sejak tadi bahkan Rendi dan Kiana hanya diam, mereka sibuk pada is

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD