bab 312

1473 Words

Risa tersenyum begitu lebar saat memakai baju tidurnya hari itu. Dia berdiri di depan cermin dengan senyum selebar mungkin. Kedua tangannya saling bertumpuk di atas perutnya yang masih rata. Astaga, dalam kurun waktu sembilan bulan yang akan datang, Risa akan melahirkan seorang bayi dari rahimnya sendiri. Segala penantian dan luka yang tercipta karena kehilangan anak pertama, tampak akan sembuh oleh kehadiran si Jabang Bayi kedua ini. Risa bersyukur karena Tuhan kembali memberikannya kepercayaan untuk memiliki momongan lagi. Awalnya Risa kira, ia akan sulit untuk hamil lagi, atau paling tidak tak akan secepat sekarang. Namun, rencana Tuhan memang tak terduga. Buktinya ia dan Ruben diberi anak lagi hanya dalam beberapa bulan saja. Sungguh, Tuhan sangat baik padanya dan Ruben. “Sayang …

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD