bab 313

1464 Words

Risa masuk kantor dengan hati riang. Setelah semalam dia tahu jika suaminya itu tak akan memberinya surprise karena harus makan malam dengan Almairi’s Group, suasana hati Risa jadi membaik sekali. Hei, bagaimana tidak membaik? Dia,’kan, memang menginginkan untuk memberikan Ruben surprise, alih-alih suaminya yang memberi. Jadi, ketika Risa mendapatkannya, sudah jelas dia senang. Ini adalah keinginannya, sudah pasti dia bergembira. “Jadi, gimana, Ris? Apa kamu udah setuju mau digimanain itunya?” tanya Nara. Risa mengernyitkan dahi. Dia tidak mengerti maksud dari ‘itunya’ yang dimaksud Nara. Perempuan itu tertawa pelan. “Hah? Kok itunya? Itunya apa sih?” tanya Risa. Nara tertawa juga. Dia tak sadar jika dia terlampau ambigu. Perempuan itu mengambil gelas kertas yang ada di pantry dan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD