Episode 32 - Sanadia

1120 Words

“Udah, daripada lo galauin Galaksi, mending cari cowok lain, sana!” ucap Sita seraya mencomot kentang gorengnya. Damara langsung tertawa mendengar penuturan Sita barusan, merasa lucu dengan dirinya sendiri yang selalu bersikap ceroboh. Iya, ceroboh karena sudah membiarkan hatinya jatuh ke dalam jerat pesona Galaksi. Harusnya Damara tahu, bahwa sosok Galaksi tak mungkin bisa diraihnya. Derajat pemuda itu terlalu tinggi, sesuai dengan namanya, Galaksi. Dan ... siapa seorang Damara? Kenapa bisa-bisanya gadis itu melangkah maju tak tahu diri. Dirinya hanya remah-remah kentang goreng di muka bumi. Bahkan burung pun akan pilih-pilih saat mencoba memungutnya. “Apaan, sih. Gue nggak galau sama Galaksi. Kan gue udah bilang kalau dia bukan tipe gue!” bohong Damara. Gadis itu tertawa selebar mungkin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD