"Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik nya perhiasan dunia adalah wanita sholeha" **** Seminggu telah berlalu sejak kejadian di rumah sakit dan tak ada yang berubah dari sikap Gufran pada Syafa. Mereka masih tampak seperti orang asing yang tinggal dalam satu atap. Gufran hanya akan bertanya seperlunya pada wanita itu. Berbeda saat Gufran bersama Hafna, ia akan terlihat seperti anak kecil yang selalu ingin di manja. Iri? Tentu saja Syafa iri akan perlakuan Gufran pada istri pertamanya. Tapi apa yang harus ia perbuat? Syafa tahu posisi dimana ia berada. Ia takan bisa memasuki bilik hati Gufran. Mendapat status sebagai istri pria itu saja telah membuat ia bahagia. "Mbak perhatikan kamu sering terlihat melamun Fa. Ada apa?" Kedatangan Hafna yang tiba-tiba membuat Syafa terlonjak

