Perkataan Leonardo yang mengisyaratkan keinginan pria itu untuk melakukan hubungan intim lagi dengan Gianna sontak membuat bulu roma wanita itu meremang. Dia pun beringsut menjauhkan diri dari samping Leonardo. "Apa kamu takut kepadaku, Darling? Aku tidak menggigit!" Leonardo terkekeh sembari menggeser posisinya mendekati Gianna lagi sampai tubuh wanita itu terpojok di ujung sandaran tangan sofa. Segera kedua lengan berotot liat milik Leonardo memerangkap Gianna sehingga tak bisa lagi kabur. Sepasang mata biru bak saphire yang indah itu menatap ke dalam mata Gianna. "Kenapa kau selalu menghindariku, Darling? Kau berbeda dari perempuan yang pernah kutemui selama ini, mereka berusaha mendekatiku dengan berbagai cara," tanya Leonardo menyuarakan keheranannya terhadap Gianna. "Kau ... mena

