bc

Obsesi Terpendam Dokter Tampan

book_age18+
74
FOLLOW
1.4K
READ
revenge
dark
forbidden
escape while being pregnant
opposites attract
second chance
curse
playboy
badboy
kickass heroine
heir/heiress
drama
bxg
lighthearted
campus
city
office/work place
seductive
like
intro-logo
Blurb

YIVEN MAHENDRA ADALAH KUTUKAN NAYLA.

Ketika Maria Christie pergi, ia bersumpah akan mengubur kenangan tentang Yiven Mahendra. Ia mengubah namanya menjadi Nayla Jeneva, membangun hidup baru di atas kebohongan. Semua ia lakukan demi Fiona, putri kecilnya yang lahir prematur dan harus hidup dengan penyakit jantung.

Nayla tidak pernah menduga bahwa takdir akan membawanya ke rumah sakit, tempat mantan kekasihnya—pria yang telah menghinanya enam tahun lalu—kini menjadi satu-satunya harapan untuk menyembuhkan Fiona. Dokter Yiven Mahendra yakin Nayla adalah Maria yang ia kira telah meninggal. Baginya, reuni ini adalah kesempatan untuk menebus dosa dan kesempatan memenuhi obsesi gelapnya. Namun bagi Nayla, Yiven adalah virus yang harus ia jauhi, dan obsesi Yiven adalah racun.

Saat Yiven mulai mendekat, mengancam rahasia yang ia sembunyikan, Nayla harus memilih: membiarkan putrinya berjuang demi hidup atau mengorbankan identitas dan hati, demi seorang pria yang kini ia benci sekaligus ia rindukan.

Ini adalah kisah tentang cinta yang harus membayar harga paling mahal.Sebuah kisah reuni penuh luka, di mana anak kandung menjadi jembatan sekaligus jurang yang tak terhindarkan.

chap-preview
Free preview
PROLOG - CUPLIKAN ISI NOVEL
Kata-kata Yiven, "Ingat, Nayla... Kau lah yang mau, dan memaksaku," bukan hanya gema, melainkan palu yang menghantam dan memecahkan keheningan koridor hotel yang sunyi itu. Kalimat itu membebaskan Yiven dari segenap beban moral yang membelenggunya dan merobek semua topeng yang dikenakan Nayla. Begitu ciuman panas Yiven mendarat, Nayla tahu, pertahanan terakhirnya runtuh. Ini adalah pertarungan hasrat dan penyesalan yang tertunda—sebuah api yang telah dipendam selama enam tahun. Yiven mendesak tubuh Nayla ke dinding koridor. Tangan besarnya merangkul pinggang Nayla dengan kekuatan yang dipicu oleh kobaran api di dalam dirinya. Nayla tidak melawan; ia justru menyambut ciuman itu, membalasnya dengan intensitas yang sama. Itu bukan hanya ciuman; itu adalah sebuah pengakuan, sebuah luapan emosi yang tak terucapkan. Dalam gerakan yang penuh nafsu sekaligus keputusasaan, Nayla merogoh saku piyamanya, menarik kunci kartu. Pintu kamar hotelnya terbuka, dan Yiven segera mendorongnya masuk ke tempat ia bisa memuja Nayla sesuka hati. Di dalam kamar yang temaram, Yiven melepaskan ciuman sejenak. Matanya menatap Nayla, penuh peringatan, amarah, dan hasrat yang membara. Jari-jarinya mulai membuka satu per satu kancing kemeja linennya yang basah oleh keringat, tanpa memutuskan kontak mata. Mereka bertukar pandangan yang sarat janji dan bahaya. "Kau akan menyesal, Nayla," ujar Yiven, suaranya dalam dan serak—sebuah janji sekaligus ancaman akan kehancuran yang mereka sepakati. Nayla memejamkan matanya, mengumpulkan semua keberanian. Ketika ia menatap Yiven lagi, sorot matanya adalah campuran tekad dan kepasrahan. Tekad untuk menyelamatkan Yiven, namun di saat yang sama, kepasrahan untuk menghancurkan dirinya sendiri. "Lakukan," jawabnya, hanya satu kata, izin mutlak bagi badai untuk datang. Yiven menyunggingkan senyum tipis, senyum yang mengerikan sekaligus menggairahkan. Dalam hitungan detik, ia mengangkat Nayla, menggendongnya ke tempat tidur. Gerakannya cepat, didorong oleh kerinduan yang telah menjadi racun. Kancing baju katun Nayla terlepas, bahkan kain penutup itu sedikit robek saking tergesa-gesa. Ciumannya kembali mendarat di bibir Nayla, merangkulnya seolah ingin mencuri napas terakhirnya. Di bawah sentuhan Yiven, Nayla merasa ditelanjangi bukan hanya fisiknya, melainkan juga jiwanya. ​Sentuhan Yiven, bak melodi senyap, mengalun membanjiri Nayla dalam pusaran gairah yang memberontak. Sensasi itu merayap, menjelajahi batas-batas kesadarannya, memantik hening panjang yang hanya terpecah oleh desahan lirih. Malam itu terus berlalu dalam kobaran api hasrat yang menghanguskan. Satu detik demi satu detik, Yiven membalaskan semua kerinduan, amarah, dan rasa bersalah yang ia rasakan. Nayla menerima segalanya sepanjang malam, hingga membuatnya jatuh pingsan dalam pelukan Yiven, di tengah badai gairah yang tak tertahankan. Takdir yang telah menghancurkan mereka, kini membawa mereka melewati malam yang panas dalam kamar hotel mewah di pusat kota Bali. Takdir terkutuk. Takdir yang seharusnya tidak pernah mempertemukan mereka berdua lagi. ............................... NAYLA JENEVA: Terjepit di Antara Dua Pilihan "Ingat, Nayla... Kau lah yang mau, dan memaksaku." Kalimat itu bukan sekadar bisikan, melainkan palu yang menghancurkan topeng Nayla Jeneva berkeping-keping. Di koridor hotel yang sunyi, identitas yang ia bangun dengan darah dan air mata selama enam tahun runtuh hanya dalam satu tatapan lapar Yiven Mahendra. Maria Christie seharusnya sudah mati. Terkubur bersama masa lalu yang kelam. Namun, di bawah sentuhan Yiven yang menuntut, Nayla sadar bahwa tubuhnya tidak bisa berbohong. Gairah yang dipendam selama 2.190 hari meledak, menghanguskan akal sehat dan janji setianya pada kehidupan baru di Jakarta. Kini, ia terjepit di antara dua dunia yang saling menghancurkan. Menjadi Nayla—istri yang terhormat dan ibu yang lembut, atau kembali menjadi Maria—pemuja gairah yang selalu mendambakan sentuhan kasar dan posesif dari Yiven. Di sebuah vila terpencil di Bali, permainan gairah dimulai. Satu minggu perjanjian rahasia: Satu minggu untuk menebus dosa masa lalu, atau selamanya kehilangan kewarasannya dalam labirin obsesi sang dokter yang tidak pernah mengenal kata "melepaskan". YIVEN MAHENDRA: Pemuja Ganas yang Terluka Enam tahun Yiven Mahendra hidup bersama hantu. Setiap malam ia memuja bayangan Maria Christie, wanita yang menghilang dan meninggalkan lubang menganga di dadanya. Namun, takdir adalah pelawak yang kejam. Ia menemukan Maria kembali dalam sosok Nayla Jeneva. Wanita yang sama, aroma melati yang sama, namun dengan senyum yang kini menjadi milik pria lain. Nayla adalah seorang istri, seorang ibu, dengan sebuah kenyataan yang paling menyakitkan bagi Yiven: ia telah dilupakan. "Jika kau bukan Maria, aku adalah b******n karena merayumu. Tapi jika kau adalah Maria, kau adalah b******n yang jauh lebih besar karena membiarkanku mati dalam penantian," geram Yiven di tengah kegelapan. Yiven tidak akan membiarkan cahaya baru di hidup Nayla terus menyala. Ia akan menyeret wanita itu kembali ke dalam kegelapannya. Baginya, Maria adalah kepemilikan mutlak. Maria adalah satu-satunya obat bagi luka di jiwanya, sekaligus racun yang paling ia dambakan. ..............................

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Revenge

read
35.9K
bc

Putri Korban dan Janji Gelap Sang CEO

read
5.3K
bc

Beautiful Pain

read
13.8K
bc

Marriage of Revenge

read
29.5K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.6K
bc

I Love You Dad

read
294.8K
bc

The CEO's Little Wife

read
682.0K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook