Dinar duduk berseberangan dengan orang tua Chris, dengan Chris yang duduk tidak jauh dari tempat Dinar. "Tante langsung ke intinya saja ya, Din. Jadi begini, mungkin Chris sudah menyampaikan ini sebelumnya, Tante dan Om hanya ingin lebih memperjelas saja. Apa kamu menyayangi Ihza seperti anak kamu sendiri?" tanya Mama Chris. "Em, iya Tan, saya menyayangi Ihza seperti anak kandung saya sendiri," jawab Dinar gugup. "Tante sangat berterimakasih untuk itu. Jarang sekali ada pengasuh yang seperti kamu ini. Kebanyakan dari mereka hanya bekerja sebatas untuk mencari uang saja. Karena kamu menyayangi Ihza seperti putri kamu sendiri, apa kamu mau menikah dengan Chris?" tawa Mama Chris. "Em, soal itu saya rasa tidak bisa Tan," jawab Dinar, merasa tidak enak menolak. Mama Chris nampak menghela n

