Bab 47

1658 Words

Tiga tahun telah berlalu sejak kehadiran Azelia Nayla Revana, bidadari kecil yang mewarnai hari-hari keluarga Revan dan Kenanga. Kini, rumah mereka semakin ramai, hangat, dan penuh tawa—apalagi dengan kabar bahagia bahwa Kenanga tengah mengandung anak ketiga. Di sisi lain, adik Kenanga, Yusuf, tumbuh menjadi pemuda tangguh yang kini resmi mengemban amanah besar sebagai CEO perusahaan peninggalan mendiang Pak Heru, ayah mereka. Pagi itu, di ruang kerja luas dengan dinding kaca dan pemandangan taman kota, Revan duduk berdampingan dengan Yusuf. Di atas meja, berjejer dokumen laporan dan rancangan ekspansi bisnis. “Kamu cepat belajar, Yusuf. Ayahmu pasti bangga.” ucap Revan sambil menepuk bahu Yusuf. Yusuf tersenyum, “Kalau bukan karena Mas Revan, saya mungkin belum secepat ini berdiri di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD