Tegang, Victor akhirnya makin tegang saat mereka sampai di suatu tempat yang tidak ia duga-duga. Mobil yang mereka tumpangi berhenti di sebuah mall besar yang baru saja diresmikan beberapa hari lalu. Apa karena ia tak punya uang, itu sebabnya ia merasa tegang? Tentu tidak! Uang, Victor memiliki banyak, tinggal gesek kartu ia bisa membelikan apapun yang istrinya inginkan, tapi kali ini masalahnya, tempat itu adalah tempat yang kemarin baru saja ia resmikan. "Kak, kamu kenapa?" tanya Diandra dengan ekspresi wajah khawatir di saat ia melihat wajah suaminya tampak pucat pasi. "Ti– tidak apa-apa. Aku hanya merasa sedikit pusing saja." gumam Victor sembari memijat pelipisnya. Kepalanya tampak menunduk sembari mencoba menyembunyikan wajahnya dari orang-orang yang mungkin saja mengenalinya d

