16. Menginap

1078 Words

"Apa? Kenapa?" Anvicha melongo melihat seseorang yang datang memencet bel apartemennya berulang kali tanpa melihat jam berapa sekarang ini. Padahal dirinya sudah bersiap tidur dan bahkan sudah hampir masuk ke alam mimpi, tapi semuanya buyar saat tiba-tiba saja mendengar suara bel berulang kali. "Ada yang mau aku sampein ke kamu dan aku enggak ada waktu lagi selain sekarang, karena besok aku harus pergi ke Jogja." Dengan santainya, Sadam masuk ke dalam unit dan duduk di sofa sambil menyandarkan kepalanya. Tadinya, Vicha sudah siap untuk mengomel dan mengajarkan apa itu arti sopan santun dan bertamu di jam yang pantas pada lelaki angkuh dan menyebalkan itu. Tapi semua itu urung dirinya lakukan setelah melihat bagaimana lelahnya wajah Sadam. Bahkan lingkaran hitam di bawah matanya itu s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD