○75 "Aku sudah katakan pada mu, kalau janin itu bukanlah anak ku," ucap Bara dengan penuh penekanan. Dia tak suka fakta itu, fakta yang mengatakan bahwa dirinya adalah ayah dari janin Luna. "Apakah kau tega? Jika begitu, baiklah aku membunuh bayi ini saja, tepat di depan mata mu." Luna merogoh kantongnya, dia mengambil sesuatu dari dalam kantong itu. Sebuah kantong plastik yang berisi 3 tablet. "Luna, jangan gila!" Bara berusaha untuk mendekati wanita itu, tentu saja dia tak ingin melihat kejadian bunuh diri di depan matanya sendiri. Apalagi, melihat Luna yang ingin membunuh anaknya sendiri. Namun, Luna juga ikut menjauh dengan memundurkan langkahnya. Dia mengeluarkan obat tersebut dari tempatnya. "Ini yang kau mau? Tak ingin melihat anakmu sendiri?" "Ku mohon, jangan." Luna t

