Mendengar apa yang baru saja Luna ucapkan, membuat fokus wanita itu langsung teralihkan. Dia menatap Luna dendan dalamnya, masih berada dalam kebingungannya. Dia tak mengerti apa maksud Luna. "Korban?" Luna mengangguk. "Kau tak ingat, dulu kita sering membully orang lain. Saat masa sekolah." Kenzo mulai mengerti. Sepertinya, kabar yang Luna berikan ini adalah kabar buruk, terlihat dari matanya yang menyiratkan ketakutan saat ini. "Lalu, korbannya ada di sekitar kita, siapa korban itu?" "Acha." "What?" Kenzo melotot tak percaya. Hanya ada satu Acha yang biasa Luna panggil saat masa sekolah, yaitu wanita gemuk dengan wajah yang dihiasi oleh jerawat juga rambut ikal. Dia rasa, penggambaran itu sudah benar. Tentu saja Kenzo mengenalnya. Dia adalah salah satu korbannya dulu. Kor

