Jakarta. 14:45 WIB. Pukul tiga sore kurang lima belas menit, kami sudah sampai di tempat pertemuan yang sudah Gery atur sebelumnya. Yakni di sebuah kafe hotel di daerah Sudirman. Pemilihan tempat ini dikarenakan dekat dengan apartemen si klien dari Norwegia itu. Gery dan aku segera menempati meja kosong yang telah dipesan sebelumnya atas namanya, Gery bilang beruntung sekali kami bisa mendapat meja hari ini, karena waiting list-nya panjang sekali. WNA dari Norwegia yang dari datanya bernama Aaron Axel Alehandro itu belum datang. Lewat ponselnya, Gery tengah berusaha menghubungi seorang pria bernama Alex yang kebetulan bertugas menjadi penerjemah untu pertemuan kali ini. Gery bilang, Aaron tak mahir berbahasa inggris sehingga penerjemah selalu dibutuhkan selama pria

