PETIR

2952 Words

Ben Richard Wijaya Pagiku hari ini, sebenarnya tak begitu cerah. Tentu saja karena beberapa hal yang tak pernah kubayangkan. Tapi aku tetap saja datang ke kantor DENSI Auto Mall, karena promo pagi ini akan kembali meluncurkan mobil type terbaru. Sesaat setelah aku duduk di kursi yang selama beberapa tahun ini menjadi temanku menghadapi segala macam urusan bisnis, tiba-tiba saja pintu ruanganku di ketuk dari luar. Beberapa saat kemudian, wajah Vivian, sekretarisku muncul. “Ada apa, Vivian ?” “Maaf, Pak ... hari ini teken kontrak pembangunan SMU. Jadwal dengan pihak bersangkutan, jam 10 siang ini, Pak” Aku mengangguk. “Di mana, Vivian ?” “Maaf, Pak. Penandatanganan akan dilakukan di kantor kita”, jawab Vivian sopan. Aku mengangguk. “Baiklah, kamu bisa kembali ke tempatmu” “Baik, P

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD