Bagian 44

1829 Words

Fahri tampak duduk tepat di depan pintu apartemen Hana. Dia sama sekali tidak masalah jika harus duduk di lantai saat itu. Ava yang baru saja selesai membeli makanan pun tampak terkejut melihat keberadaan pria itu. Fahri yang melihat Ava hanya menatap wanita itu dengan datar. Ava pun buru-buru masuk ke dalam apartemennya dan segera menghubungi Hana saat itu juga. Hana yang mendapat panggilan pun langsung mengangkat telepon itu. “Halo, Hana. Kamu ada di dalam apartemen kan?” “Halo, Ava. Iya. Kenapa?” “Jangan keluar. Aku tadi keluar sebentar untuk membeli makanan, dan saat aku kembali, aku melihat mantan suamimu itu ada di depan pintu apartemenmu. Kamu jangan keluar ya, jangan buka pintu juga.” Hana mengangguk. “Aku sudah tau dia ada di sana. Aku memang sengaja tak membiarkan dia masuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD