Rachel berjalan santai melewati lorong fakultas Hukum. Hukum? Iya Hukum! Ia meruntukki nasibnya yang amat buruk. Bagaimana mungkin, setelah ia diusir dari kelas, ia menendang kesal sebuah kaleng dan damn! Berakhir dikepala Pak Zakki si killer dari Fakultas Hukum. "Kamu itu tidak ada sopan santunnya ya?! Kamu tau? Tadi itu-" "Saya tidak sengaja, Pak! Kalo saya tau kaleng itu akan mendarat dikepala emasnya, Bapak, saya lebih baik nendang tembok," semprot Rachel memotong omelan Pak Zakki dengan tidak sopannya. "Kok kamu lebih ngegas dari saya sih? Kan seharusnya saya yang marah." "Bapak marahnya kurang ngeh, besok les private sama saya," ucap Rachel santai. Pak Zakki menatap tajam kearah Rachel, kecebong laut berani-beraninya kurang ajar dengan induk kudanil. "Ka-" "Wassalamu'alaikum,

