POV Rangga. Aku menunjuk kaca toilet yang ada di dalam kamar mandi ku, hingga kaca itu pecah berkeping-keping, ini adalah bentuk penyesalanku karena hampir berbuat kurang ajar pada Shena. Shena, aku tidak akan pernah membiarkan dia selamanya menjadi istri om Gentala, pernikahan mereka hanyalah sebuah akalan dari Shena untuk membuatku cemburu. "Rangga, kamu kenapa?" Nadia teman koas ku sekaligus calon istriku melemparkan pertanyaan saat kami sedang piket menjaga pasien rawat inap. "Gak apa-apa Nad." Jawabku lemah sambil mengotak Atik ponsel. "Jujur Rangga, pasti ada apa-apanya, soalnya kamu gak seperti ini biasanya, mulai dari sekarang kamu harus terbuka pada saya, kalau ada masalah jangan di pendam sendiri." Terdengar manis dan perhatian sekali, tapi entah mengapa aku tidak suka jika

