24. Perkataan Menyakitkan

1357 Words

Bima terbangun dengan desisan tajam, seperti orang yang terkejut sendiri masih berada di tempat itu. Cahaya pagi yang pucat baru saja menyelinap melalui celah tirai, menerpa tubuh telanjang Calista yang masih terlelap di sampingnya. Dengan gerakan yang hampir panik, dia menyambar bokser dan celana jeans-nya dari lantai, mengenakannya dengan gerakan cepat dan tanpa suara. Di toilet, dia membasuh wajahnya dengan air dingin yang langsung membuat kulitnya tersengat. Saat mengangkat kepala, wajahnya yang basah dan penuh bayang-bayang terpantul di cermin wastafel. Di balik garis-garis ketegangan di dahinya, seolah tergambar siluet Rita dengan mata lelah dan dua wajah mungil buah hatinya. Dia menghela napas panjang, suaranya menggema di kesunyian kamar mandi yang tidak begitu luas itu. Kembali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD