30. Mencari Kebenaran

1508 Words

[Cal, maaf aku tidak bisa pergi.] Calista membaca pesan singkat dari Bima dan segera mematikan layar ponselnya. Dia menarik napas dalam sebelum bergabung dengan Ardha dan Citra di ruang keluarga. "Kek, maaf. Bima sedang terjebak pekerjaan mendadak. Dia tidak bisa datang malam ini," ujarnya, berusaha menjaga suaranya tetap tenang. Citra mengamati raut wajah ayahnya yang perlahan berubah masam. Ardha hanya mengetuk-ngetuk jari di atas sandaran sofa, sebelum akhirnya berdiri. "Baiklah. Mari kita makan." Sepanjang makan malam, Calista hampir tak bersuara. Dia memainkan sendok dan garpunya, sesekali menanggapi pertanyaan dengan singkat. Usai makan, Calista memutuskan untuk menginap. Saat dia sedang duduk di tepi tempat tidur dengan laptop di pangkuannya, pintu kamar diketuk pelan. "Boleh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD