Yona tak tau harus berkata apa, ia benar-benar kalau hal ini akan terjadi. Baru saja ia tertawa lepas dan melupakan apa yang baru saja terjadi, tiba-tiba ia di hadapkan dengan masalah yang menurutnya akan membuatnya merasa terpojokkan namun juga membuatnya merasa marah. Dengan cepat Yona berdiri, begitu juga dengan Alfredo. Keduanya menatap pria itu bersamaan, namun dengan perasaan yang berbeda. Yona merasa sedikit takut bercampur amarah, sementara Alfredo tidak terlalu menghiraukannya namun memendam amarah di hatinya. “Riko?”. Untuk pertama kalinya Alfredo bisa bertatapan muka dengan pria yang selama ini di sanjung-sanjung Yona bahkan sangat di cintainya. Entah apa yang membuat Alfredo merasa kalau Riko tidak benar mencintai Yona, namun ia memilih untuk tidak ikut campur dengan urusan

