Claudia masih saja belum percaya dengan apa yang ia dengar, satu kata mampu membuatnya histeris tak karuan. Bahkan selama di perjalanan, tak habis-habisnya ia tersenyum bahkan tertawa sendiri mengingat apa yang Alfredo katakan padanya. "Ada apa ini? Kenapa dia begitu manis? kenapa ucapannya terdengar sangat menggoda? Apakah Yona sidah mulai menjalankan rencana? Apakah Yona susah berhasil meluluhkan hati Alfredo dan membuatnya melirik ku? Haha, Yona benar-benar bisa di andalkan, dia berbeda dengan Dewi yang sama sekali tidak becus itu. Bahkan hanya dalam beberapa hari, Yona sudah bisa menjalankan tugasnya dengan baik, dia perlu di acungin jempol. Aku harus memberi Yona hadiah, atau mungkin aku harus mentraktirnya" ucap Claudia. Selama di perjalanan, Yona hanya bisa terdiam dan kembali mem

