Yona merasa sangat santai tanpa memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya besok, di mana Alfredo akan berdiri di hadapannya dengan amarah yang berapi-api, atau justru akan memaafkan Yona karena hati yang sudah tak bisa untuk di kalahkan oleh Alfredo. Yona juga masih sempat mengutak atik ponselnya dan membaca-baca pesan grup mereka, pesan yang benar-benar konyol yang mampu membuat Yona tertawa. Pesan demi pesan Yona baca sambil terus tertawa, ia juga menunjukkan hal itu kepada Asih yang juga langsung ikut tertawa mendengar Yona membacanya. Tak lama, mereka tiba di rumah Jesica. Bak seorang maling, Yona di introgasi habis-habisan oleh kelima sahabatnya itu. “Yo, sekarang katakan apa yang sebenarnya terjadi kepada kami, kami benar-benar nggak ngerti dengan kamu yang sekarang” kata Jesic

