bc

Bukan Wanita Simpanan

book_age18+
87
FOLLOW
1K
READ
drama
sweet
serious
like
intro-logo
Blurb

Ben sangat terkejut saat melihat sahabat sekaligus rekan bisnisnya, Max memasuki restoran mewah bersama seorang wanita muda yang cantik jelita. Ternyata selama ini Max yang sudah menikah dan mempunyai seorang anak telah memiliki affair dengan wanita yang bahkan pantas menjadi anaknya. Dan sekarang Max berniat memamerkan teman kencan yang memesona itu dihadapan publik. Ben menyesalkan perselingkuhan Max yang pasti akan berujung pada keretakan rumah tangganya.

Ben berjanji akan membongkar identitas dan rahasia wanita itu bagaimanapun caranya. Bahkan dengan cara yang kotor sekaligus.

chap-preview
Free preview
Satu
"Pertemuan tadi berlangsung cukup baik berkat kau" ujar Max puas melihat sahabat sekaligus rekan bisnisnya Benio Praja. "Kupikir aku negosiator paling tangguh, ternyata kau jauh lebih tangguh, Ben" "Bukankah itu yang kau inginkan?" Ben melirik wajah sahabatnya itu. Meskipun usia mereka terpaut cukup jauh tapi mereka berdua bisa menjadi sahabat dan partner kerja yang baik. Saat ini Max Hartono berada di puncak kesuksesan, wajah dan tubuhnya tetap bugar di usianya yang hampir menginjak 45 tahun. Tapi selama enam bulan terakhir, Ben melihat semangat Max mulai meredup. Entah apa yang terjadi. Max seakan mengalihkan perhatiannya pada hal lain. Ben sering melihat Max banyak melamun seperti banyak hal yang dipikirkannya. Itu aneh. Dan membuat Ben penasaran. Begitupun perjalanan setiap bulan yang dilakukannya tanpa pernah memberitahukan alasannya. Bulan lalu ketika Ben menggantikan Max menghadiri pertemuan bisnis di Singapura, ia tidak bisa menghubungi Max dalam kurun waktu 48 jam. Biasanya mereka selalu bertukar informasi tetapi saat itu Max seakan menghilang. Saat Ben lulus universitas dengan menyandang gelar dan lulusan terbaik dia langsung melamar ke Hartono Enterprise dan langsung di terima, menyingkirkan ribuan pesaing dengan kualitas yang tinggi. Ben menyukai tantangan bisnis besar dan spekulasi beresiko tinggi seperti Max. Ben tahu ia mampu menangani apa pun yang dipercayakan Max padanya. Secara tidak langsung Ben menjadi anggota keluarga Max. Max begitu memercayai Ben. Bahkan ketika mengambil keputusan Max akan langsung menyetujui apapun yang Ben katakan. Lagipula Ben merupakan teman Carla yang merupakan istri Max. Menurut Ben perubahan Max ini pasti juga dirasakan oleh Carla, istrinya. Seandainya Max tidak terlihat bugar pasti Ben curiga Max sedang sakit. Satu-satunya alasan terkuat perjalanan diam-diam Max adalah adanya wanita lain. Tapi sepertinya itu tidak mungkin terjadi. Max begitu mencintai istrinya. Begitu yang dilihat Ben. Selama dua belas tahun menikah dengan Carla, Max tidak pernah melirik wanita lain. Max merupakan magnet bagi wanita manapun. Tampan, mapan dan kaya raya. Beruntunglah Carla bertemu dengan Max dan mampu meyakinkan Max bahwa hanya dirinyalah wanita yang tepat untuknya. Akhir-akhir ini sikap Max begitu misterius. Ben terpikir untuk menyelidiki dan membuntuti pria itu, tapi Ben yakin Max pasti tidak akan menyukainya. Dari pernikahannya dengan Carla, Max mendapatkan seorang putra bernama Archie Hartono. Max sangat di hormati dalam dunia bisnis. Untuk apa pria terhormat sepertinya harus membuat hidupnya semakin rumit dengan menjalin hubungan cinta rahasia? Max tidak pernah menceritakan kisah masa lalunya pada Ben. Pembicaraan mereka hanya seputar bisnis dan hobi. Max adalah mentornya dan Ben banyak belajar bisnis dari Max. Ben memiliki ambisi untuk sukses. Dulu keluarganya kaya raya, namun karena ayahnya salah langkah, perusahaan mereka terlilit hutang di mana-mana dan akhirnya bangkrut. Keluarga Ben banyak kehilangan aset. Tidak lama setelah itu sang ayah meninggal dunia dengan meninggalkan hutang yang bertumpuk. Ben dan Max makan siang di restoran yang biasanya mereka kunjungi. Mereka berdua berbincang dengan santai. "Ben, maukah kau menemui Richard sore ini menggantikan aku?" Tanya Max dengan sorot mata penyesalan. "Ada hal yang perlu kulakukan." "Tidak masalah." Ben melontarkan satu-satunya jawaban yang bisa ia berikan. Saat mereka keluar dari restoran, beberapa gadis cantik dengan pakaian minim sengaja berjalan melewati mereka. Namun Max sama sekali tidak melirik bahkan sama sekali tidak peduli. Kalau begitu apakah Max benar-benar terlibat perselingkuhan? Mungkin Max sedang berada pada puber kedua. Tapi apakah ia tidak memikirkan tentang Carla dan Archie? Memikirkan hal itu membuat Ben pusing. Seharusnya Ben tidak ikut campur urusan Max. Tapi Ben merasa ada yang janggal dengan gerak gerik Max. Dan sebagai sahabat dan partner bisnis yang baik sudah seharusnya Ben memperingatkan Max untuk tidak salah langkah. *** Tadinya Ben ingin memesan layanan kamar saja, tapi setelah dipikir-pikir, ia perlu keluar dengan menjernihkan pikirannya. Lagipula, Ben sangat lapar setelah seharian berbicara dan mendengarkan rekan bisnis mereka dari Malaysia mengenai pembangunan proyek besar. Ben menuju ke sebuah restoran yang kelihatannya masih baru. Restoran ini sangat mewah terlihat dari berbagai ornamen dan arsitektur bergaya renaisans. Restoran ini tidak terlalu ramai, sangat cocok untuk Ben yang memerlukan ketenangan. Ben duduk di meja dekat salah satu jendela kaca. Dia agak bersembunyi karena keberadaan patung besar didekatnya. Ben memesan menu seafood dan segelas wine. Restoran ini cukup dekat dengan hotel sehingga ia berencana untuk berjalan kaki ketika kembali ke hotel. Ben menikmati hidangan dihadapannya. Tapi saat pelayan menghantarkan hidangan penutup untuknya, Ben mendongak dan ia terpaku sesaat melihat pemandangan di meja seberang. Itu tidak salah lagi. Max dan seorang wanita. Semua hal-hal yang ditakutkannya kini menjadi kenyataan. Ben melihat Max diantar ke sebuah meja yang lumayan jauh dari tempatnya. Namun Ben masih bisa melihat dengan jelas. Max terlihat berseri-seri didepan seorang wanita muda yang sangat cantik. wanita itu memiliki tubuh yang ramping, kulit seputih s**u dan rambut hitam lebat yang tergerai indah. Penampilan wanita itu begitu anggun. Ia mengenakan gaun siffon berwarna biru muda dan itu menjadikannya wanita paling cantik di restoran ini. Jadi ini dia wanita selingkuhan Max. Cukup lama Ben memandang wanita itu. Tanpa sengaja mencari wanita misterius itu, Ben justru berhasil menemukannya. Sudah pasti wanita itu merupakan jawaban semua perubahan sikap Max. Ben tidak pernah melihat emosi tergambar jelas di wajah Max. Tapi sekarang ia melihatnya. Max telah di mabuk kepayang kepada wanita yang cukup muda dan lebih pantas menjadi putrinya. Wine yang ia sesap rasanya begitu hambar karena pemandangan di hadapannya. Bagaimana jika Carla sampai mengetahui perselingkuhan suaminya? Carla merupakan wanita cantik, cerdas dan bersedia melakukan apapun untuk membahagiakan suaminya. Selama ini Carla sedikit berbagi cerita tentang rahasianya dengan Max. Carla merupakan nyonya rumah yang hebat dan selalu aktif dalam kegiatan kalangan atas. Perselingkuhan mungkin dimulai dengan begitu indah namun bisa saja berakhir mengenaskan. Ben tahu Max merupakan pria yang tampan. Dia memiliki rambut hitam yang lebar, lekuk-lekuk wajah yang tegas, hidung mancung dan sepasang mata berwarna gelap. Sayang sekali Max mungkin tidak begitu mencintai Carla. Sementara saat ini Ben bisa melihat pancaran cinta di wajah Max. Max benar-benar kasmaran pada wanita itu. Ben menghembuskan napas dalam-dalam. Bagaimana dia bisa keluar dari sini tanpa terlihat max? Ya Tuhan, ia tidak ingat pernah berada dalam situasi yang lebih buruk dari pada ini. Max bukan hanya sekedar rekan bisnis melainkan sahabat sekaligus mentor. Ben tidak mungkin langsung bicara blak-blakan di depan Max. Saat pasangan itu duduk, Max membelakangi Ben, bahu lebar yang berbalut jaket itu tampak tegap. Ben bebas mengamati tatapan wanita muda itu hanya tertuju pada Max saat pria itu bicara. Sepertinya wanita muda itu juga sangat terpesona kepada Max. Sekali waktu Max terlihat mengatakan sesuatu yang lucu. Ben bisa mendengar tawa renyah wanita itu. Sekarang wanita itu menyentuh lengan jaket Max. Sementara Max langsung meraih tangan wanita itu dan menggenggamnya. Ben ingin meneriakkan sesuatu seperti. Bung kau sudah menikah dan memiliki putra. Wanita itu itu terlalu muda untukmu. Ben merasa agak salah tingkah mengamati mereka seperti ini. Namun ia tak mampu mengalihkan pandangan dari pasangan itu. Max dan wanita itu bersulang sebelum meminum sampanye. Sambil minum, Ben bisa melihat mata indah wanita itu berbinar ceria ke arah Max. Tatapan wanita itu begitu cemerlang. Wanita itu luar biasa memesona sekaligus berbahaya. Kedua orang itu tampaknya punya banyak untuk didiskusikan. Ben melihat Max cukup sering menyentuh dan menggenggam tangan wanita itu. Ben juga melihat betapa kokohnya genggaman tangan Max. Mendadak Ben merasa jijik. Jijik terhadap dirinya sendiri karena tetap duduk dan seakan menguntit mereka. Juga jijik terhadap kelakuan Max yang mengkhianati istrinya. Mungkinkah Max berbohong pada wanita itu mengatakan kalau dia masih single atau duda , atau mungkin gadis itu sama sekali tidak peduli tentang statusnya mengingat Max adalah pria yang sangat kaya. Ben benar-benar merasa pusing. Ia merasa ingin menghilang saja. Kemunculan mereka benar-benar membuat suasana hati Ben bertambah buruk. Ben memberi isyarat kepada pelayan dan menanyakan jalan rahasia untuk keluar dari restoran terkutuk ini. Tiba-tiba sepasang mata indah wanita itu menatap lurus kearahnya. Wanita itu diam sejenak dan seolah bisa membaca kebencian yang Ben tampilkan padanya meskipun tak terucap. Senyum kecil yang menghiasi wajahnya mendadak hilang saat melihat ekspresi Ben. Wanita itu tidak hanya cantik tetapi juga terlihat begitu lembut dan memesona. Segar. Polos. Sempurna. Tapi apakah ia tahu kalau ia menjadi wanita perusak rumah tangga orang? Kalau orang-orang menyebutnya pelakor. Akhirnya wanita itu membuang muka. Ben berdoa agar Max tidak menengok kebelakang dan menemukannya. Namun sepertinya Max sedang sibuk membaca buku menu. Ben kemudian bangkit dari duduknya dan mengikuti pelayan menuju pintu lain dibelakang restoran. Ia lebih rela memanjat restoran daripada harus bertemu muka dengan pasangan romantis itu.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
195.3K
bc

TERNODA

read
203.3K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
237.1K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
19.0K
bc

Kali kedua

read
222.6K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.4K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
23.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook