bc

That Time We Got Separated in the Another World

book_age12+
0
FOLLOW
1K
READ
adventure
witch/wizard
weredragon
drama
comedy
otaku
mage
swordsman/swordswoman
magical world
dungeon
like
intro-logo
Blurb

“Saat Itu Kita Terpisah di Dunia Lain”

Arc 1 [Summoned and Transferred] : Ch. 0 - 25

Arc 2 [Adventure Begin] : Ch. 26 - ???

Menceritakan tentang Shin dan sahabatnya Nene yang pindah dari dunia nyata ke dunia lain yang disebut Netflix. Shin yang dipanggil ke dunia lain sebagai pahlawan bertujuan untuk mengalahkan Raja Iblis, berbeda dengan nasib yang di alami Nene, ia harus terlempar ke wilayah kegelapan, yang dinamakan Dark Territory.

Di dunia asal mereka, Shin dan Nene merupakan remaja SMA yang menjalankan kehidupannya seperti biasa. Suatu fenomena aneh menimpa mereka ketika dalam perjalanan pulang sekolah. Shin terpisah dengan sahabatnya Nene, ketika dia telah tiba di dunia lain. Shin yang kehilangan sosok sahabatnya berusaha mencarinya, namun...

Sayangnya, itulah adalah awal dari puncak akhir, kenyataan merenggut semuanya, dan pada saat itu dunia benar-benar berada di ambang kehancuran.

Ikuti terus “Saat Itu Kita Terpisah di Dunia Lain” ini, dengan selalu mendukung cerita ini sampai akhir!!

[Update tiap minggu/2.ch]

chap-preview
Free preview
Arc 1 : Summoned and Transferred
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Light Novel That Time We Got Separated in the Another World ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini. 1. Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca. 2. Sempatkan tinggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja termasuk komentar kok(。•̀ᴗ-)✧ _________________________________________ …………Flashforward…………… Kastil Kedaulatan Nebulous… telah hancur parah. Tak hanya kastil kedaulatan, seluruh wilayah bahkan satu Negara Nyctophiliac benar-benar telah menjadi lautan api terkena oleh serangan yang hebat. Dua pemuda dan pemudi berdiri saling berhadapan di langit yang berwarna gelap tampak hendak menurunkan hujan. Pemuda yang berambut hitam adalah Shin, mengenakan jubah hitam dan syal berwarna merah di lehernya, sambil menggenggam sebuah pedang dengan satu tangan kirinya, ia memandang pemudi di depannya sambil berkata. "Menyerahlah padaku… Nene.." Nene, tidak terlihat dari penampilan luarnya, pemudi yang berambut pirang serta pedang di tangan kanannya adalah Alice Brightness. Meletakkan tangan kirinya dengan lembut di d**a kirinya dan berkata. "Mungkin, jantung ini memanglah miliknya, tetapi… Aku tetaplah diriku sendiri, Alice Brightness." Shin diam dengan mode «Alterego» dan hanya menatap dengan satu mata kanannya yang merah bersinar, dan mata kirinya yang tertutup. Masih berdiri diam, Alice bertanya pada pemuda itu. "Apa semuanya harus berakhir seperti ini?" "Ya…" jawab Shin, "krisis dunia... telah berakhir, dan ayo kembali." Terlihat sebuah negara yang besar telah hancur total. Bangunan-bangunan kota menjadi puing-puing, begitu pula ladang-ladang yang ada di pinggiran kota seperti di sapu rata. Semuanya telah hancur. "Sebelum itu, aku akan pergi lebih dulu." Itu adalah hipotesis bahwa Shin tidak ingin menjadi kenyataan. Tapi teori itu telah dibuktikan oleh kata-kata Alice sendiri. Alice berkata kepada Shin, yang tetap diam. "Aku tidak bisa mengungkapkan diriku dengan kata-kata sederhana, tapi jantung ini berkata kalau aku hanya senang. Aku hanya senang kamu marah padaku, bahwa kamu menangis untukku. Tentunya… aku juga bahagia." Shin tersenyum namun tidak menunjukkan bahwa ia senang, jubah hitamnya berkibar ditiup angin. Tapi, kata Alice, menyelipkan helaian rambut kebelakang telinganya. Tidak ada keraguan dalam ekspresi Alice saat dia mengatakan hal itu. Kemudian, jawaban Shin untuk itu adalah— "Jadi, mengapa kamu tidak mengatakannya waktu itu?" "Apa kamu punya penyesalan?" "Dua tahun yang lalu, mungkin." Alice menodong pedang sucinya ke arah Shin. "Kamu tetap ingin melawanku di sini?" "Ya, medan perang ini akan menentukan segalanya," sebelum melanjutkan kata-katanya, Alice menatap ke arah Shin seolah-olah ingin mengakhiri semuanya. "Aku akan menghentikanmu." Shin membuka mata kirinya «Eternal Index Eye» berwarna keemasan serta pupil mata (+) berputar membentuk (×), bersamaan mengangkat pedang Kusanagi miliknya, berkata: "Sudah telat bagimu untuk menghentikanku." Itu adalah pertarungan besar pertama dan terakhir antara Shin dan Alice. Tepat dua tahun sebelum kejadian itu tiba... Catatan Pengarang: Halo, selamat malam... mungkin selamat siang, disini Zoel Zack selaku Author dari novel That Time We Got Separated in the Another World, saya baru saja memulai hal baru lagi. Membaca dan menulis merupakan salah satu hobi yang saya miliki. Selain di katakan sebagai 'hobi' itu juga merupakan bakat tersendiri yang jarang sekali di temukan di zaman sekarang ini. Sebelumnya, saya tidak pernah berpikir untuk membuat sebuah cerita fantasi berbasis novel. Karena suatu alasan tertentu, kurangnya ilmu yang saya miliki dan penciptaan itu sangat sulit. Oleh karena itu, secara perlahan saya akan mencobanya. Saya tidak ingin menjelaskan secara rinci, akan tetapi saya akan memberitahu kalau cerita ini di buat secara alami tanpa riset ataupun revisi- Maksudnya adalah, benar-benar karya orisinil karena saya sendiri sangat malas untuk merevisi, dan untuk jadwal updatenya tentu sangat tidak menentu, namun apabila saya ada waktu luang untuk melanjutkannya, saya akan usahakan maksimal mungkin nulis tanpa jeda apabila plotnya belum selesai. Saya mohon pengertiannya dan mohon di maklumi karena saya juga mempunyai kesibukan, seharusnya kalian semua sudah pahamlah dengan situasinya. Saya ingin kalian terhibur bersama, saya pun juga merasa seperti itu. Setidaknya itu saja, terima kasih sudah membaca ini dan tetap berikan komentar, seperti saran, kritik, dan acuan bebas. That Time We Got Separated in the Another World Cerita ini merupakan alur mundur yang menceritakan Shin dan teman masa kecilnya Nene yang menjalani kehidupan remaja seperti biasanya dan mereka selalu dekat, namun akibat fenomena misterius yang terjadi pada mereka berdua dan terkirim ke dunia lain, takdir mereka telah berubah. Kenyataan merenggut semuanya. Shin dan Nene tidak bisa bersama lagi. Pada awal flashforward, kita diperlihatkan sebuah negara yang hancur total, sedangkan disana terdapat dua anak remaja, Shin sama Alice di atas langit. Apa yang menyebabkan sebuah negara menjadi hancur? Lalu, lantas kenapa Shin dan Alice malah saling bermusuhan dan jelas disini bahwa mereka berdua lah yang menghancurkan negara nya sendiri. Sedangkan, Shin mengatakan kalau Alice adalah Nene. Namun, Alice berkata sebaliknya. Yang menjadi pertanyaan di chapter ini adalah: 1. Siapa Nene? Apa hubungannya dengan Alice? 2. Shin adalah karakter utama (Mc) dari serial ini, kok kelihatan (Villain) pada chapter ini? Jadi, siapakah sosok ini... 3. Darimana asal muasal «Eternal Index Eye» di mata kiri Shin? 4. Apa itu mode «Alterego» milik Shin? Gimana? Pasti penasaran dong. Jadi, tunggu apa lagi, ayo buruan coba untuk mencari tahu dengan mengikuti cerita ini sampai akhir dan dapatkan jawabannya! Bisa di follow akun i********: @author.zoelzack untuk mendapatkan informasi lebih dan spoiler! Sekali lagi, saya sangat mengharapkan dukungan, kritik dan saran dari pembaca. Agar bisa termotivasi untuk tetap melanjutkan cerita sampai akhir. Terima kasih, semuanya! Salam hangat, Zoel Zack.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

JANUARI

read
50.6K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
193.4K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
2.1K
bc

Putri Zhou, Permaisuri Ajaib.

read
8.8K
bc

Wolf Alliance Series : The Path of Conquest

read
42.4K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
44.0K
bc

Kali kedua

read
221.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook