Sebut namaku!

993 Words
"Kau hampir membuatku mati jantungan bella!" "Dan kau tau lelaki yang kau suruh aku untuk menggodanya? Ia lelaki yang menodong aku dengan p****l sialannya itu" "Ouhh...sungguh menyebalkan,aku bertemu dengan dua lelaki iblis sekaligus dan kau bella sungguh aku kesal padamu!."panjang lebar miranda mengoceh dan mengumpati lelaki iblis yang ia temui. "Sssttt...miranda kau mengoceh terus! Telingaku sudah panas mendegar kau mengoceh,dan untuk tantangan itu belum selesei! Kau harus menyelesaikannya kembali besok!"jawab bella cepat dan tegas. Dengan cepat miranda melotot mendengar perkataan bella, Apa dia bilang belum selesei?. "Hei kau ini gila ya? Sudahlah jangan lanjutkan lagi permainan konyolmu itu!"protes miranda. "Ouh tidak bisa seperti itu nona miranda! Kau harus melanjutkan kembali besok! Tidak ada penolakan!"tolak bella tak mau miranda menolak hal itu,pasalnya bella ingin mendekatkan miranda dengan marchell karna ia ingin melihat kakaknya bisa dekat serius dengan wanita atau setidaknya mengenal kata cinta. Miranda memutar matanya malas,karna bella memaksa harus menuruti hal itu."baiklah,tapi kalau kejadiannya seperti tadi aku tidak mau menurutimu lagi."jawab miranda pasrah,mau tak mau ia jadi menurutinya. "Seorang Marchell Anderson yang terlalu terkenal diberbagai negara,memperebutkan sekertaris pribadiku, Apa wanita disini sudah tak mau denganmu?"ejek luke sedari tadi masih saling menatap dengan marchelll,bisa dilihat itu tatapan musuh sekaligus tatapan sengit penuh dengan kebencian dari meraka. Marchell berdecih mendengar ejekan luke."cih! Itu bukan urusanmu dan untuk sekertarismu? Tentu saja dia yang menggoda ku." Jawab marchell datar lalu meninggalkan luke dan evans yang ada disana. "Siapkan aku wanita yang masih baru! Sekarang cepat!"suruh marchell tegas pada seorang pelayan cafe berkelas itu. "Baik tuan,anda bisa langsung ke kamar no.03 tuan."jawab pelayan itu cepat yang langsung ditinggalkan oleh marchell. Oke sekarang kembali marchell bermain dengan wanita/one night stand itu,juga bisa dibilang jalang.Sudah-sudah mari kita langsung menuju ke kamar no.03 itu. Ceklek! "Permisi tuan."ucap wanita itu. "Cepat lakukan! Aku sudah tidak tahan lagi."jawab marchell sedikit keras. "Baik tuan."balas wanita tersenyum senang karna tentu senang,yang ia layani sekarang seorang mafia kejam namun sangat tampan dan kaya. Tak lama kemudia mereka sudah melewati masa pemanasan dan sekarang langsung melanjutkan ke inti. "Ahh" "Faster tuan" "Ahh" "Yes tuan"desah wanita itu. "Sssttt...sebut namaku!"perintah marchell. "Ahh iy-a tu- hm..Marchell."desah wanita itu. "Ahh marchell." "Aku akan keluar!"lanjut marchell yang akan mendapat pelepasan. Dan pada akhirnya mereka mendapat pelepasan bersama "Ahhh..."desah pasangan itu bersama setelah mendapat pelepasan bersama. Tak lama kemudian mereka langsung membersihkan diri masing-masing. "Terimakasih untuk malam ini tuan,karna anda mau bermain dengan saya."ucap wanita itu dengan sedikit menggoda marchell dan duduk dipangkuan marchell setelah meraka telah membersihkan badan mereka masing-masing dan kini telah rapi kembali dengan pakaiannya. "Kau bisa keluar sekarang."suruh marchell tegas dan wanita itu langsung bangun. "Baik tuan terimakasih,saya permisi."jawab wanita itu lalu berjalan keluar setelah mendapat balas anggukan dari marchell. Tak lama kemudia juga keluar dari kamar itu dan menuju mobilnya yang telah ditunggu oleh kelvin,karna ia telah menghubungi kelvin atau asisten pribadinya itu tadi sebelum keluar kamar. Dan untuk evans jelas ia sudah pergi tadi terlebih dahulu karna ia tau kegiatan yang akan marchell lakukan selanjutnya. Marchell memang Maniak s*x dan itu membuat ia lebih senang bermain dengan wanita-wanita bayarannya dari pada harus mengenal wanita atau kekasih yang harus ada benih cinta dihatinya.Marchell sangat tidak mau mengenal wanita karna cinta dan ia lebih senang menghabiskan malamnya dengan wanita-wanita bayarnya atau bermain One Night Stand. "Silahkan tuan."ucap kelvin yang mempersilahkan marchell masuk ke mobil. Setelah marchell masuk kelvin segera menyusul masuk ke kursi pengemudi dan langsung mengendarai mobilnya dan akan bertujuan ke mansion marchell. "Kau jangan terlalu bersikap formal kelvin! Aku sangat kesal melihat wajah polosmu itu."ucap marchell tiba-tiba memecah keheningan. "Tuan anda tetap atasan saya jadi saya harus bersikap sopan kepada anda."jawab kelvin yang membuat marchell tersenyum tipis,pasalnya ia tau kalau kelvin memang sopan namun terkadang mereka bercanda seperi sahabat,ya kelvin memang sahabat marchell namun kelvin tetap bersikap layaknya atasan dan bawahan terlihat tetap sikap sopannya dihadapan marchell. "Baiklah,terserah kau saja,tapi aku sangat kesal melihat wajah polosmu itu kelvin."lanjut marchell kembali. Kelvin terkekeh mendegar ucapan marchell."haha baik tuan saya akan mengganti tampang wajah saya."balasnya. "Kau mau mengganti seperti apa kelvin?"tanya marchell bingung tak mengerti ucapan kelvin. "Saya akan mengganti menjadi sosok asistem mafia yang terlihat kejam,bagaimana tuan?"jawab kelvin. Seketika marchell langsung sedikit tertawa mendengarnya."terserah kau kelvin,aku sangat pusing malam ini." "Maaf tuan,anda pusing karna apa?" "Cari tau tentang sekertaris pribadi Luke Williana,kelvin."perintah marchell. "Baik tuan."jawab kelvin. *** "Hufft..." "Kenapa Aku bisa bertemu dua lelaki iblis sekaligus?" "Lama-lama aku bisa gila." "Ahh aku pusing memikirkan kejadian diclub tadi." Guman miranda sendiri dan masih terasa kesal karna bella yang meminta ia untuk menggoda lelaki iblis itu dan tanpa diduga ternyata yang ia goda lelaki yang pernah menodongkan p****l padanya waktu itu. Sedangkan kelvin langsung mencari""" info tentang sekertaris pribadi Luke Williana.setelah beberapa menit berkutat dengan lapton dan ponselnya ia mendapati info tentang sekertaris pribadi Luke. Namun ia tak menyangka ternyata yang menjadi sekertaris pribadi luke,yaitu Miranda.Jelas tertulis Miranda Putri A.Apa yang harus ia katakan nanti pada Marchell kalau Miranda itu adiknya dan jelas pasti marchell ingin mencelakai miranda,karna telah bekerja sama dengan luke,yap tujuan marchell ingin mencelakai miranda pasti karna kejadian diclub itu karna ia merasa diremehkan oleh luke karna sudah memperebutkan wanita itu. Alasan kelvin tak mau mengakui miranda adiknya didepan orang bukan karna apa,namun ia lebih menyayangi adiknya karna tak mau nyawa adiknya ikut terancam karna kelvin tentu saja banyak musuh semenjak bergabung dengan marchell ketua mafia. Terlebih lagi musuh papa nya yang masih sangat ingin mengancam nyawa miranda,maka itu kelvin tidak pernah membuka tentang ia yang memiliki adik perempuan pada siapapun termasuk Marchell. Dan untuk rencana meraka yang ingin membalas dendam pada musuh papanya itu,pasti banyak yang meminta,kenapa ga minta bantuan tim Marchell? Iya jawabannya,karna kelvin tidak ingin orang ikut mencampuri masalah keluarganya termasuk tim yang ia ikuti sekarang.Biarkan kelvin dan miranda yang akan membalas itu semua karna kelvin jauh sudah memikirkan rencana yang pantas untuk musuh papa nya. Hai guys,maaf untuk bab ini memang banyak penjelasan karna biar kalian ga bingung dan bertanya-tanya maksud dan tujuan dari peran diatas.Thankyou And Don't Forget to Support My Story.Byeee
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD