Bab.10 Dalam Ridha Ada Cinta

1580 Words

Sudah dua minggu berlalu sejak Nayla berkunjung ke rumah Ustadzah Farah. Sejak hari itu, suasana di rumah kecil mereka terasa lebih damai. Setiap pagi, Nayla menyeduh kopi hitam kesukaan Rafa sambil menyiapkan bekal sederhana untuknya, biasanya nasi uduk atau roti gandum isi telur. Rafa, seperti biasa, membalas dengan senyum tenang yang membuat hati Nayla menghangat. Namun di balik ketenangan itu, ada satu hal yang diam-diam masih menjadi beban di hati Nayla, hubungannya dengan ibu mertua. Sejak pertemuan terakhir, ibunya Rafa belum datang lagi ke rumah. Hanya sesekali menelepon, dan Nayla selalu menjawab dengan sopan, walau di dalam hatinya masih ada sisa luka. Tapi kali ini, Nayla ingin benar-benar mencoba berdamai. Suatu sore, setelah Rafa pulang mengajar dari pesantren, Nayla member

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD