Lapar tengah malam

1716 Words

Viona memutar-mutar tubuh Axel ke depan, ke belakang. Matanya terlihat fokus memperhatikan setiap detail tubuh sang suami. Dari ujung kaki, sampai ujung kepala tidak luput dari perhatian Viona. Hal itu membuat Axel merasa bingung. "Ada apa sih? Kenapa memutar tubuhku?" tanya Axel menatap Viona heran. "Diam saja!" titah Viona, terus mengamati, sambil terus memutar tubuh Axel. "Sudah hentikan! Kalau kamu terus memutar tubuhku seperti ini terus, handuk yang aku pakai bisa melorot. Apa kamu sengaja melakukan ini?" tanya Axel. "Eh, mana mungkin aku sengaja. Aku cuma mau memastikan sesuatu saja," sahut Viona. Axel mengerutkan keningnya. "Memastikan apa? Memastikan aku ini benar-benar pria atau bukan?" cibir Axel. "Bukan itu. Tunggu di sini sebentar!" sahut Viona, langsung berlari ke arah t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD