Chapter 36

1201 Words

Pesta yang diadakan oleh Kenneth Wjiaya malam itu ternyata sudah dimulai ketika Zee dan Regan tiba di sana. “Kenapa banyak sekali orang yang datang?” tanya Zee pada Regan yang ada di sampingnya. Tangannya diapit Regan di lengan kekar pria itu. Regan melihat ke sekelilingnya dan ia menjawab pertanyaan istrinya. “Aku tidak tahu, Tavie mengatakan ini hanya family gathering.” Zee mengendikkan bahunya. “Berarti kalian mempunyai banyak sekali keluarga, begitu?” ucapnya sarkas. Regan hanya tertawa kecil. Zee kembali mengedarkan pandangannya, dia menyadari bahwa banyak sekali orang yang menatap mereka secara terang-terangan. Tentu saja hal itu membuat Zee tidak tenang—dia merasa terintimidasi. “Regan, apa kamu menyadari semua orang melihat ke arah kita?” bisik Zee. Regan hanya memberikan senyu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD