Sesuatu Terjadi pada Julia

1429 Words

Samuel mengusap wajahnya dengan kasar, gerakannya penuh dengan ketegangan yang tak tersalurkan. “Julia…,” gumamnya, suaranya rendah dan serak, seolah memanggil dalam keputusasaan yang tersembunyi. Ada gelombang emosi yang menghantam dirinya—campuran kemarahan, kebingungan, dan sesuatu yang lebih dalam, lebih gelap, yang bahkan ia sendiri tidak ingin akui. “Kau tidak perlu merasa bersalah atas apa yang telah kau lakukan, Samuel,” ucap Julia, suaranya tegas namun penuh luka. “Ini sudah jadi keputusanku. Karena aku bukan iblis yang tega membunuh darah dagingnya sendiri.” Samuel mendongak, matanya menyala oleh emosi yang berkecamuk. “Berhenti mengatakan hal itu lagi, Julia!” serunya, nadanya tajam, seolah mencoba menusuk pertahanan Julia yang rapuh. “Kau pikir aku akan membiarkanmu mengg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD