“Samuel terlihat memasuki basement Glora Apartemen, Mark.” Suara berat dari salah satu relasi Mark bergema melalui telepon, membawa kabar yang membuat Mark mendesis seperti ular yang baru saja menemukan mangsanya. Sangat mudah bagi Mark untuk melacak keberadaan Samuel. Relasi-relasinya adalah jaring laba-laba yang menjangkau setiap sudut kota, dan kini perangkap itu telah menjerat Samuel. “Baik. Terima kasih atas informasinya. Fee-mu akan dikirim oleh asistenku.” Nada suara Mark terdengar datar, namun ada percikan api dalam setiap katanya. Ia menutup panggilan dengan gerakan cepat, matanya bersinar dengan amarah yang dingin. “Si berengsek itu akhirnya ditemukan. Selama ini dia sembunyi di apartemennya,” ucap Mark dengan gigi yang terkatup erat, memberitahu Dania yang berdiri tak jauh da

