Bapak menipuku?

1065 Words

Arman berpamitan dengan kedua mertuanya, begitu pula dengan Maira. Kesedihan tergambar jelas di wajah ayah dan ibunya. "Kamu yang baik di sana ya, Mai! Ingat, harus patuh dengan suami kamu!" Nasihat sang ibu, memeluk erat sang putri bungsu. Maira mengangguk, walaupun dalam hatinya merasa tidak yakin bisa melakukannya atau tidak. "Ah Ibu, lebay banget! Dia itu hanya pindah rumah saja. Rumahnya juga masih di kota ini. Kalau mau ketemu, ya tinggal datang saja ke rumahnya," cibir Dania. Ibunya tak menghiraukan cibiran Dania. Dania memang selalu seperti itu. Dia akan selalu merasa iri, apalagi jika bersangkutan dengan Maira. "Man, jaga Maira baik-baik! Kalau ada waktu senggang, berkunjunglah ke rumah ini!" ucap sang ayah, menepuk pundak Arman. Arman mengangguk. Lalu menyalami semua oran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD