27. GEMUK TANDA BAHAGIA

1086 Words
sudah 2 bulan pernikahan Kinanti dan juga Riza berlangsung semuanya nampakin dan manfaat Kinanti. pagi-pagi suaminya sudah pergi ke pasar membeli semua bahan sayuran yang akan mereka jual kembali di rumah. berbagai hal ikut mereka jual di rumah seperti perabotan dan juga hal lainnya tanda pasti Kinanti sangat bahagia dan kehidupan yang sekarang pun Riga sangat memanjakan dirinya semua hal yang diinginkannya dipenuhi oleh Riza. Bagaimana mungkin kinan tidak berbahagia atas semua perilaku yang Riga beri untuk dirinya. semakin hari yang terlihat Kinan itu penggemuk dari hari ke hari dan S perasaan bahagia yang begitu menggebu-gebu di hatinya tidak pernah bisa diungkapkan dengan kata-kata sendiri itu juga dengan anak-anaknya ikut merasakan kebahagiaan yang itulah dari sang Ibu. Riga pun sangat baik dengan anak-anak sambungnya itu memperlakukan mereka dengan baik memberikan apapun yang mereka inginkan. dirinya pun tahu diri baik Putri Nisa ataupun Beni ketiganya pun selalu membantu ibu mereka mengurus rumah pun juga membantu Rega Ketika Harus meladeni pembeli ataupun hal lainnya terlebih mereka layaknya keluarga yang sebenarnya saling membantu satu sama lain membuat Kinan sangat bersyukur telah memilih Riga sebagai ayah sambung untuk anak-anaknya. "Apakah kamu sedang mengisi Kinan? Kok kamu makin hari makin gemuk saja Nak? kamu bahagia dan pernikahan mu?" tanya Suriyem ketika berkunjung ke rumah Kinan suatu pagi. "Kinan lagi nggak ngisi kok Bu cuman kayaknya lagi gemuk aja. Iya aku berbahagia dengan pernikahanku bu, Alhamdulillah mas Riga juga sangat baik pun kepadaku apalagi anak-anak. Aku sangat bersyukur sekali Allah telah mempertemukanku dengan dirinya. Terima kasih banyak ya Bu Sudah mengizinkan Aku mau nikah kembal,"ujar Kinan tersenyum kepada sang ibu. "Alhamdulillah kalau kamu sangat berbahagia atas pernikahan kamu Kinanti. ibu.kuga berbahagia atas kebahagiaan mu. Syukurlah kata orang Juga Bahagia itu terlihat dari gemuk atau tidaknya badan seseorang. Riga ternyata benar-benar bisa membuat kamu bahagia. Ibu kuga bersyukur sekali untuk itu,"kata Suriyem. " syukur la bu, kalau memang kebahagiaan itu terlihat dari gemuk atau tidaknya seseorang. apa sekarang udah gemuk itu artinya aku berbahagia? syukurlah meskipun dulu juga aku juga bahagia tapi sekarang lebih bahagia artinya. Terima kasih banyak ya Bu. Oh ya Ibu mau sayur, ambil aja saja apa pun yang ibu mau,"kata Kinan menawari Suriyem dagangannya. Sementara Riga sedang pergi ke pasar memberi beberapa belanjaan yang dirasa kurang. "Putri ke mana? apa sekarang nggak pernah lagi jualan kue? ibu kadang-kadang kangen juga sama suaranya dia yang neriakin nama kamu pagi-pagi di depan rumah. Apalagi itu si rain pagi-pagi udah melamun aja di dekat rumah. kayaknya dia kesepian gara-gara Kinan dan Putri pindah ke sini Deh," Suriyem menceritakan teman baik cucunya itu. "Iya bu kemarin aja si Rayan sempat nanya kenapa Putri nggak jualan lagi. katanya dia jadi bosen pagi-pagi Nggak ngapa-ngapain. biasanya kan dia dari dulu keliling barang Putri pagi-pagi. sekarang katanya jadi mandi aja pagi-pagi di rumah padahal udah dari Fajar bangun. Kadang Rayen juga diajak ke sini bantuin di warung Bu. Anaknya memang baik enggak Pamrih sama orang, "Kinan menceritakan Rayen. "kali ini bakalan jadi mantu yang baik buat kamu nanti Kinan hehehe," canda sang Ibu. "Ah Ibu bisa aja. Mereka masuh kecil bu,"ujar Kinan mendengar candaan tersebut. Tak lama kemudian Putri Dan nisa pun pulang dari sekolah. melihat neneknya ada di rumah mereka pun tersenyum dan sujud kepada sang nenek yang sudah beberapa hari tidak datang ke rumah mereka. "Wah Nisa sama Putri juga ikutan gemuk ya apalagi kamu Putri kamu makin gempal kayak ibu kamu. kamu senang karena tinggal di sini? nenek kangen sama kalian. Apalagi kamu Putri biasanya pagi-pagi udah teriakin nama ibu ke mana-mana. nenek suka sekali mendengarnya. sekarang jalanan jadi sepi nggak ada suara kamu," ujar sang nenek mengelus pundak sang cucu. "tentu saja senang nih Ibu juga berbahagia atas pernikahannya Mana mungkin kamu tidak berbahagia juga. apa Nenek juga bahagia kalau ibu berbahagia? Oh iya nenek sudah makan putri tadi bawa makanan lho nenek mau?" tawar Putri kepada sang nenek. "nggak usah Put kamu aja yang makan sama adek kamu. Oh ya Putri Apa Bapak baru kamu suka kasih uang? apa minta uangnya sama ibu? kamu sih nggak sama Pak Reza yang sekarang jadi Bapak sambung kamu? orangnya baik enggak menurut kamu?" tanya sama nenek bertubi-tubi kepada putrinya ngasih makan bersama adiknya. "Pak Riga Baik nek. dia bapak yang baik. meskipun sebenarnya pak Eiga juga terkadang suka cemburu Kalau Putri bilang Putri lagi kangen sama ayahk Dimas. Bapak suka cemburu dan bilang kalau dia pengen dirindukan juga sama Putri suatu hari nanti kalau berjauhan. padahal cuman ketawa aja. kata Pak Riga, dia dari dulu Pengen punya anak perempuan. soalnya dari dulu kan dia cuman punya anak laki-laki. itu pun sekarang sudah besar dan jarang pulang. cucunya pun jarang mengunjunginya karena itu Dia terkadang sangat merindukan cucunya yang perempuan itu. padahal rumahnya berdekatan tapi enggan untuk datang kemari katanya. begitu sekarang dia suka sekali berbicara sama Putri dan Nisa, menceritakan banyak hal Putri juga suka mendengarnya," ujar Putri menceritakan tentang Pak Riga kepada sang nenek. "ya baguslah kalau kalian pada akrab dan suka bercerita satu sama lain. kamu memang orangnya juga suka bercerita kan jadi cocok kalau saling cerita dan saling ngomong. nambah akrab itu.bagus. kalau kata nenek kayak beneran ayah sama anak. Kadang kata orang gitu, nggak kayak orang lain. Udah deket gitu l o Kinana, beruntung sekali kamu.nduk. Alhamdulillah,"kata sang nenek lagi. "paragraf memang orangnya baik Dan mudah akrab suka cerita banyak hal apalagi cerita tentang masa lalu dan terus juga tentang perjuangan di masa lalu pokoknya seru deh Nek kalau lagi cerita kadang juga Suka ngelucu Sama Beni. kalau lagi cerita sama Beni suka ngelawak mereka berdua. kapan-kapan nginep dong ke sini biar kita bisa cerita rame-rame, "ujar Putri. "Ya nantilah Put,"kata sang nenek. dengan berkunjungnya sama nenek membuat Putri merasa lega bahwa nenek juga ikut berbahagia atas kebahagiaan sama ibu Tanti Putri benar-benar bahagia melihat ibunya yang bahagia memang benar kata orang sepertinya kegemukan adalah tanda kebahagiaan tanah di beberapa orang mengatakan hal seperti itu kepada Kinanti. "Kamu gemuk Kinanti sejak menikah, sepertinya berbahagia hidup bersama Pak Riga. semoga kalian berdua segera dikaruniai buah hati biar bertambah pula cinta dan kebahagiaan Di hati kalian berdua Amin," itu adalah rangkaian doa yang disalurkan oleh beberapa orang yang melihat kebahagiaan Kinan dan Riga. kinanti hanya bisa mengaminkan seluruh perkataan dari orang-orang yang melihat dan menyaksikan kebahagiaan dirinya bersama suami barunya. tetapi hal yang paling membahagiakan kinanti adalah kebahagiaan di hati ketiga anaknya. bagaimana mungkin Kinanti hanya memikirkan kebahagiaannya sementara anaknya tidak berbahagia. Tapi pada kenyataannya anak-anaknya itu berbahagia dan senang ketika kinan berbahagia atas keputusannya menikah kembali dengan riga. Kinan sangat bahagia.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD