06~Peringatan

1322 Words
"Jangan dekat dengan b******n itu lagi." Ervin langsung mengeluarkan suara nya setelah ia masuk ke dalam mobil "Siapa yang kamu maksud b******n ? Davis ? Sepupu kamu sendiri yang kau maksud b******n ?" Afiya menatap Ervin yang melihat lurus ke depan Afiya dapat melihat bahwa Ervin sedang menahan emosi nya, rahang nya yang menjadi keras dan tatapan mata nya yang menatap Afiya tajam. "Tentu saja, dia yang aku maksud. Jadi jauhi dia" Ervin berusaha menahan emosi nya "Kenapa aku harus menjauhi nya ? Buhkan nya dia sepupu kamu ? Keluarga kamu? Lagipula kalo di lihat dia orang yang baik" Ervin yang mendengar perkataan Afiya langsung menyipitkan mata nya menatap Afiya. Afiya tidak mengetahui bahwa perkataan nya yang barusan di keluarkan nya, membuat nya menghidupkan singa yang sedang tertidur dan siap menirkam mangsa nya. "APA KAMU MENYUKAI NYA ? KAMU MENYUKAI NYA ? KAMU BELAH DIA DARI PADA AKU ?" Ervin menggenggam tangan Afiya dengan kuat sehingga dapat di pastikan jika genggaman tersebut akan meninggalkan bekas merah di pergalangan tangan Afiya. Ervin sudah tidak bisa menahan emosi nya lagi di tambah Afiya yang membelah Davis. Afiya yang melihat Ervin menjadi sangat marah dan membentak nya di tambah rasa sakit yang terdapat di pergelangan tangan nya, langsung menunduk dan menggelengkan ke pala nya. "Aku minta maaf, apa aku membuat mu takut dan menyakiti mu ?" Ervin yang melihat ketakutan pada Afiya langsung melonggarkan pegangan tangan nya dan langsung memeluk Afiya. Afiya hanya bisa menangis di pelukan Ervin karena ketakutan yang di timbulkan oleh pacar nya sendiri. "Maafkan aku, karena menyakiti dan memakuti mu" Ervin mengurai pelukan nya lalu mencium dan mengelus ke 2 pergelangan tangan Afiya yang memerah. Afiya hanya dapat dapat mengangguk dengan permintaan maaf Ervin. "Karena itu aku mohon, jangan membantah dan membuat aku kehilangan emosi" Afiya hanya dapat mengangguk lagi, karena masih trauma dengan kemarahan Ervin "Jadi, jauhi b******n itu" Afiya hanya mengangguk lagi. Ervin pun tersenyum dengan kepatuhan Afiya, lalu memeluk kembali Afiya sambil mencium pucuk ke pala Afiya. "Sekarang ayo kita pulang, kamu pasti sangat capek sekarang" Ervin menatap lembut mata Afiya yang berwarna hitam itu. Afiya langsung mengangguk menjawab pertanyaan Ervin. "Vin, makasih udah ajak aku ketemu sama nenek dan kakek kamu" Afiya menyunggingkan senyuman tulus nya ke pada Ervin, Afiya berniat membuka pintu tetapi tertahan ketika Ervin memanggil nama nya. "Fiya" panggil Ervin lembut Afiya langsung berbalik ketika mendengar nama nya di panggil oleh Ervin. CUP Dan tiba - tiba sebuah kecupan singkat mendarat di bibir Afiya Afiya langsung membelakan mata nya setelah menyadari apa yang terjadi ke pada nya Ervin hanya menyunggingkan senyuman manis nya sambil mengelus lembut pucuk kepala Afiya "Jangan lupa istrirahat yang cukup, besok aku jemput ke sekolah ya" Kata Ervin sambil terus mengusap pucuk kepala Afiya dan menatap mata Afiya Afiya mendadak menjadi sangat gugup atas apa yang barusan di lakukan oleh Ervin. "Ya udah aku masuk dulu ya Vin, Hati - Hati di jalan" Setelah selesai mengucapkan kalimat tersebut, Afiya langsung membuka pintu mobil dan turun dari mobil lalu berlari masuk ke dalam rumah nya. Ervin yang melihat tingkah gugup Afiya hanya tersenyum. "Kok gue jadi deg - deggan gini sih ? Rileks....Rileks....Rileks" batin Afiya, sambil menetralkan nafas nya yang sedari tertahan dan juga karena lari terburu - buru. Ervin yang baru akan menjalankan mobil nya tiba - tiba berhenti ketika suara dering telfon masuk di hp. Bayu is Calling... Itu lah nama yang tertera di hp Ervin. Tanpa berfikir panjang Ervin langsung menekan tombol hijau menerima panggilan telfon dari sahabat nya tersebut. 'Ervin, lo lagi di mana ?' 'Gue ? Gue lagi di depan rumah Afiya, habis antar pulang dia' 'Oh, loh habis kencan ama Afiya ? Gimana kencan lo ama Afiya? Lancar ?' 'Kacau. Lo apaan sih nelfon nggak jelas - jelas gini !?! Gue lagi Bete. Kalo nggak ada apa - apa gue tutup' 'Wois... Santai bro, gue ama Dirga lagi nongkrong di Club yang biasa, lo mau datang nggak ? Mumpung di sini lagi banyak cewe yang berisi depan montok belakang' 'Yaelah, mata loh jelalatan mulu. Ok, tunggu gue ke sana' Setelah Ervin selesai menyelesaikan kalimat nya tersebut Ervin langsung mematikan hp lalu menyalakan mobil nya menuju club yang sering mereka kunjungi. Setelah sampai di Club yang sering Ervin kunjungi bersama teman - teman nya, Ervin segera memarkirkan mobil nya lalu masuk ke dalam Club tersebut. "Eh, Ervin lo udah dateng ?" Sapa Dirga "Muka lo kok kusut gitu ?" Tanya Bayu "Si b******n itu kembali dan dia tertarik sama Fiya" jelas Ervin "b******n ?" Balas Dirga dan Bayu bersamaan "Mmm... " Kata Ervin sambil memesan minuman nya ke pada bartender . "Yang lo maksud Davis itu ? Wah..." tanya Bayu yang memang memiliki watak cerewet . Ervin hanya mengangguk memberi jawaban "Iya. Yang itu, siapa lagi kalo bukan dia ?" "Wah parah, trus dia mau ambil Afiya gitu dari lo ?" "Entah, tapi dia udah nunjukin ketertarikan nya ke Fiya" Kata Ervin sambil meminum minuman nya "kayak nya lo harus jauhin Afiya dari Davis. Kalo lo nggak mau kejadian yang kayak dulu kembali terjadi" akhirnya Dirga menyeruakan suara nya setelah dari tadi hanya diam mendengarkan. "Gue nggak bakalan biarin Fiya di ambil dari gue, seperti dulu" Balas Ervin sambil mengeraskan rahang nya. Dirga dan Bayu hanya mengangguk mendengar pernyataan dari Ervin. Setelah itu percakapan mereka berhenti sampai di situ dan Ervin kembali ke pemikiran nya. Kenapa sepupu nya tersebut secepat itu tertarik ke pada Afiya ? Yang adalah kekasih dari Ervin ? Bukankan mereka baru ketemu hari ini ? Seperti nya Davis memang tertarik dengan apa yang di miliki oleh Ervin. Ervin hanya tersenyum sinis dengan semua pikiran yang terdapat di dalam kepala nya tersebut. Ervin selalu kehilangan milik nya yang di anggap nya berharga. Entah itu kasih sayang dari orang tua nya yang di ambil oleh saudara kembar nya sendiri dan wanita yang pernah sangat berharga bagi Ervin tetapi di rebut oleh Davis, sepupu nya sendiri dan keluarga nya sendiri selalu di goda oleh Davis sehingga semua wanita yang di miliki oleh Ervin meninggalkan nya. Entah apa yang di janjikan pria b******n itu kepada setiap wanita yang dia rebut dari Ervin. Harta ? Tidak mungkin, Ervin juga memiliki hal tersebut. Cinta ? Ayolah, Ervin memang kebanyakan hanya bermain dari mereka tapi, tidak dengan Afiya kali ini Ervin serius ke pada Afiya. Lagipula Davis juga hanya bermain dengan wanita yang selalu di rebut nya dari Ervin setelah bosan Davis akan mengcampakan nya. Lalu apa ? Pemikiran tersebut membuat Ervin menjadi sangat bingung. "Vin..." Ervin tersadar dari pemikiran nya karena panggilan Dirga. Ervin pun menoleh menaikan sebelah alis nya ke pada Dirga . "Lo, liat nggak itu cewe yang sama 3 teman nya, kata nya mau kenalan ama lo. Lo mau nggak ?" Ervin yang melihat jari telunjuk Dirga menunjuk seorang wanita yang berdiri bersama ke 3 teman nya. Wanita tersebut berpakaian super ketat sahingga sangat menonjolkan lekukan tubuh nya dan d**a nya yang sedikit terbuka, juga rambut panjang nya yang terurai ia mainkan di tangan nya sambil menatap Ervin dengan Senyuman menggoda nya. Setelah selesai mengamati wanita tersebut, Ervin menunjukan senyum miring nya, lalu kembali menatap Dirga. "Badan nya boleh juga tuh, bohai lumayan lah... Tapi, sayang gue udah punya Fiya" "Emang Fiya mau lo hangatin di tempat tidur lo ? Soal nya kalo gue lihat - lihat dia itu gadis baik - baik" Tanya Dirga antusias. "Gila lo, gue nggak bakalan rusak Fiya kali, dia itu bakalan gue simpen dulu, trus nanti gue nikahin, baru gue hangatin dia nya di tempat tidur gue" Balas Ervin sambil tersenyum setelah mengucapkan kalimat yang terakhir. "Kayak nya lo udah beneran jatuh cinta ama Afiya" balas Dirga geleng - geleng ke pala. "Kok gue nggak liat Bayu ?" tanya Ervin sambil mengeluarkan sebungkus rokok lalu menyalakan sebatang dan menghisap nya. "Biasa, lagi goda cewe, entar lagi tuh cewe di PHP-in ama Bayu" balas Dirga sambil mengambil sebatang rokok lalu menyalakan nya dang menghisap nya, sama yang di lakuin Ervin.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD