“Apa kau menemukan sesuatu mengenai wanita itu?” Java mengancing kemejanya sendiri. Seon yang berdiri di belakangnya memperhatikan apa yang dilakukan oleh Java, tanpa membantu Tuannya memakai dasi. “Acara pertemuan Klan Amola semalam terjadi kekacauan,” ucap Seon melapor. “Kekacauan?” tanya Java. “Tunggu, kau baru saja mengatakan Klan Amola? “Klan Amola, Klan yang sangat terkenal itu?” Pertanyaan kedua muncul. “Ya, Tuan. Siapa lagi, jika bukan Klan Amola mereka.” “Ada apa dengan mereka?” tanya Java. “Semalam, ada kekacauan, salah satu anggota dari Klan mereka diputuskan keanggotaannya karena telah berani menyinggung Mr. Amola,” jelas Seon. “Tsk. Aku hanya dengar jika dia wanita yang sangat dingin. Dulu, dia membuat keluarga yang berani menyinggungnya, tidak akan pernah me

