Bab 36

1237 Words

Nicholas tidak bisa menahan dirinya untuk tidak langsung bertemu denganku setelah aku sampai di apartemenku sore ini. Alex kembali ke The Trees setelah mengantarku karena dia sudah punya janji dengan Isaac si pemilik traktor perata tanah untuk memperbaiki flat track. Aku mengijinkan Nicholas untuk datang ke apartemen alih-alih pergi makan di luar karena aku lelah. “Aku senang bisa melihatmu lagi,” kataku padanya saat mengulurkan secangkir kopi di meja di depan Nicholas. “Benarkah?” ulangnya. Aku mengangguk tersenyum. Nicholas mengerutkan dahinya. Aku tak yakin dengan perasaanku tapi kulihat Nicholas tampak murung. “Bagaimana dengan Paris?” Aku duduk di sebelahnya, mengambil bantal sofa dan memangkunya sembari menatap wajahnya. “Paris baik sekali. Alex menang lagi di sana,” jawabku deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD