Menemukan Tempat Berlari

1149 Words

Kaki ini melangkah ke dalam masjid yang berdiri di pojok kota ini. Ini bisa menjadi tempat sementara untuk menenangkan otak yang sesaat tadi mendidih. Ah ... tiba-tiba saja otak ini menayangkan memori tentang masjid Al Immadudin yang begitu lekat dengan ingatan ini. Di masjid itu juga aku pertama kali bertemu dengan my bias yang ternyata .... Tangan ini menekan tombol power di samping gagdet ini. Layar gadget ini padam. Ini zaman di mana keberadaan seseorang bisa dilacak melalui nomor handphone ‘kan? Aku merasa perlu waspada aja. Kaki ini langsung menuju tempat toilet dan tempat wudhu untuk wanita. Kemudian aku melaksanakan salat tahyatul masjid untuk menghormati rumah Allah ini, baru melanjutkan dengan salat dzuhur yang belum sempat kulaksanakan sejak mendengar suara azan di kamar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD